Tanaman toga adalah tanaman yang selain bisa digunakan untuk menghias halaman rumah juga dapat digunakan sebagai tanaman obat-obatan. Tanaman toga yang bermanfaat membuat masyarakat membudidayakannya. Tanaman toga dapat dijumpai dimana saja karena tanaman tersebut mudah beradaptasi di tempat-tempat yang baru, misalnya dapat dijumpai di Kampung Rungkut Lor.
Banyak Tanaman : Penjelasan mengenai tanaman yang ada di sana.
Kampung Rungkut Lor merupakan kampung yang pernah mendapat juara pertama dalam perlombaan kampung maju tingkat RT pada tahun 2008. Di sini kita dapat menjumpai bermacam-macam tanaman boga, misalnya saja sinten, sanggung nyowo, ginseng, sambiloto, daun dewa, mahkota dewa, daun ungu, putih beling, kunyit putih, daun katu, tapak ndoro putih, tapak ndoro merah, tongseng/cabe jawa, katu, jarak, waung, meniran, sangket, kunci, dll.
Banyak keuntungan yang didapat dari menanam tanaman toga. Kita bisa melakukan penghijauan dan mengambil bagian dari tanaman tersebut untuk dijadikan obat-obatan. Contoh dari tanaman yang bisa dijadikan obat adalah daun ungu dapat digunakan untuk menyembuhkan ambeyen, binahong untuk menyembuhkan luka, putih beling untuk kencing batu, meniran untuk penyakit diabetes dan darah tinggi, tapak ndoro putih dapat membantu menurunkan darah, sangket untuk menyembuhkan epilepsi anak. Cara pembuatannya adalah ambil daun yang dibutuhkan, rendam daun tersebut dengan air panas, lalu, minum air yang sudah direndam. Rasa yang diperoleh biasanya pahit.
Selain digunakan sebagai obat-obatan, tanaman ini juga dapat digunakan untuk memasak, loh... Ada daun katu yang biasa digunakan sebagai penyedap rasa sayur bening, cabe jawa untuk masak dan dapat menjadi campuran jamu, lempuyang sebagai campuran cabe jawa. Ternyata banyak ya kegunaan dari daun toga.
Ternyata, cara membudidayakannya cukup gampang lohh... Kita hanya memotong dan menancapkan tanaman tersebut. Tanaman itu akan tumbuh dengan sendirinya. Perawatannya cukup mudah, hanya perlu disiram. Pokoknya ada niat untuk menyiram dan merawat tanaman tersebut.
Biasanya jika sudah bertumbuh, warga di Kampung Rungkut Lor dapat mengambil daun yang diperlukan tanpa dipungutnya biaya karena mereka memeliharanya secara bersama-sama dan banyak orang-orang dari warga sekitar yang membeli dan membudidayakan kembali di kampung mereka. Harganya cukup murah kok... Itu tergantung dari jenis tanamannya. Jadi, teman-teman ayo kita ikut membudidayakan tanaman toga!!! <3
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

tepatnya dimana alamatnya ya?
tepatnya dimana alamatnya ya?
dimana alamatnya