Pada waktu field trip, kami juga mengunjungi salah satu stasiun televisi lokal, yaitu JTV. Disana kami disambut oleh Mbak Iva. Dari penjelasan Mbak Iva, kami jadi mengetahui arti dari reportase. Reportase adalah proses pengambilan berita di tempat kejadian pada hari itu juga (live dan langsung on-air).
Proses pencarian berita terbilang rumit karena JTV harus mewakilkan reporter di berbagai wilayah (di titik-titik tertentu saat ada kejadian diliput). Lalu, peristiwa diambil, dan dicari infonya sesuai dengan 5W 1H. Informasi tersebut diproses, dibuat narasi, dan mengedit video yang akan ditampilkan. Setelah itu dilakukan Voice Over gunanya untuk menyesuaikan antara gambar dan narasinya. Hasil edit ini bawa ke ruang sub kontol untuk menentukan segmen-segmen yang akan dimunculkan. Setelah itu hasil susunan acara tersebut dibawa ke ruang konrol utama. Darin ruangan inilah acara tersebut bisa kita nikmati dari layar televisi.
Banyak alat-alat yang bisa kita temui di JTV, contohnya teleoporter. Teleporter adalah alat yang biasanya digunakan untuk pembawa acara saat membawakan acaranya. Kita bisa membaca teks bacaannya dan sekaligus menatap kamera. Dibawah kamera terdapat teks bacaan, dibawah teks bacaan terdapat kaca yang memantulkan tulisan pada monitor, dan kamera terletak tepat pada pantulan tulisan tersebut. Dengan cara ini, sang pembawa acara terlihat sangat bagus dalam membawa acaranya.
Banyak yang dapat kita pelajari dari kunjungan kita ini. Ternyata menyiarkan sesuatu tidak semudah menonton televisi. Itu membutuhkan proses yang sangat panjang. Oleh sebab itu, kita harus menghargai kerja keras para kru televisi. Maju terus JTV!

Post a Comment